Nekad Menjajakan diri saat bulan Ramadhan, 29 orang wanita diangkut ke Mako Satpol PP

Cibinong, 14 April 2021 – 29 wanita terduga PSK diciduk Satpol PP Kabupaten Bogor malam ini (Kamis, 14 April 2021)
Razia ini dalam rangka Operasi Penyakit masyarak

at (Pekat) yang di laksanakan di 2 titik yaitu wilayah kecamatan Cibinong dan Kemang.

Di wilayah kecamatan Cibinong Satpol PP berhasil mengamankan 16 wanita terduga penjaja Seks komersial yang sedang berada di satu kamar dengan laki-laki yang bukan suami sahnya.

Kepala Seksi Pengendalian Operasional Rhama Kodara mengatakan, ia bersama dengan 50 personil satpol PP Kabupaten Bogor melakukan Razia PSK untuk menekan penyakit masyarakat yang berkembang di bulan suci ramadhan.

“Malam ini di wilayah cibinong kami mendatangi sebuah hotel, didalamnya kami mendapatkan 16 orang wanita yang sedang berada didalam kamar dan setelah kita cek ktp nya, mereka bukan suami istri. Kami langsung bawa ke mako untuk dilakukan pendataan” ujar Rhama.

Ia pun menambahkan dari aplikasi media sosial lah Petugas Penegak perda mendapatkan info adanya praktek prostitusi di hotel tersebut.

Sementara itu bergerak ke wilayah kecamatan kemang, Satpol PP Kabupaten Bogor kembali menjaring 13 wanita yang diduga sebagai PSK

“Diwilayah kecamatan kemang di jalan kemang-parung, 13 wanita kita amankan dan selanjutnya kita bawa ke mako untuk di data” tambah rhama

Salah satu wanita berteriak histeris saat kedatangan petugas, secara sigap Srikandi Satpol PP Kabupaten Bogor menanganinya agar wanita tersebut tenang dan mau dibawa petugas.

Total 29 wanita yang diduga sebagai penjaja seks komersial diamankan petugas penegak perda ke mako Satpol PP yang selanjutnya akan di proses Assessment oleh dinas sosial kabupaten bogor.

“Sudah berkembang asusila berkedok aplikasi media sosial, mayoritas dari hasil kita malam ini adalah pengguna aplikasi tersebut” tegas Rhama

Dari proses Assessment yang dilakukan oleh Dinas Sosial Kabupaten Bogor yang kedapatan sebagai penjaja seks komersial akan dikirim ke panti sosial yang ada di Cibadak Sukabumi.

“Kita akan sering melakukan operasi pekat ini, baik hotel, panti pijat, tempat hiburan malam dan lain sebagainya untuk menekan penyakit masyarakat, apalagi ini bulan suci ramadhan ditambah sesuai dengan Surat Edaran Bupati Bogor bahwa tempat hiburan malam panti pijat dan tempat bernyanyi tidak diperbolehkan beroperasi selama bulan Ramadhan in” pungkas Rhama

Dari total 29 wanita yang terjaring razia malam ini, 23 orang dinyatakan sebagai penjaja seks komersial (PSK) hasil dari assessment yang dilakukan oleh Dinas Sosial Kabupaten Bogor dan selanjutnya akan di kirim ke panti sosial yang ada di Cibadak Sukabumi guna dilakukan pembinaan. (MediaSatpolPP:19-4-21)