Satuan Polisi Pamong Praja

VISI, MISI, TUJUAN, SASARAN, STRATEGI DAN KEBIJAKAN

 

 A. VISI DAN MISI SATUAN POLISI PAMONG PRAJA

  1. Pernyataan Visi

Visi merupakan pandangan jauh ke depan, kemana dan bagaimana suatu organisasi harus dibawa berkarya agar tetap konsisten dan dapat eksis, antisipatif, inovatif dan produktif. Visi dapat membantu organisasi untuk mendefinisikan kemana organisasi akan dibawa dan membantu mendefinisikan bagaimana pelayanan harus dilaksanakan. Sedangkan menurut Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang  Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (SPPN), Visi adalah rumusan umum mengenai keadaan yang diinginkan pada akhir periode perencanaan.

Dalam rapat-rapat koordinasi Bupati Bogor 2013-2018 dengan seluruh elemen Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yang dituangkan dalam rancangan Rencana Pembangunan jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2013-2018 , Visi Kabupaten Bogor adalah “KABUPATEN BOGOR MENJADI KABUPATEN TERMAJU DI INDONESIA “

 Dalam rangka mendukung Visi Kabupaten Bogor tersebut dan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi serta masukan-masukan dari stakeholders, maka Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bogor menetapkan  Visi :

” Tegaknya Supremasi Peraturan Daerah dan Peraturan Kepala Daerah serta Terwujudnya Ketenteraman dan Ketertiban di Kabupaten Bogor ”

 Makna pernyataan visi Satuan Polisi Pamong Praja diatas adalah :

-      Tegaknya supremasi Peraturan Daerah dan Peraturan Kepala daerah di Kabupaten Bogor menunjukan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor merupakan Pemerintah Daerah yang berlandaskan hukum dan menjunjung tinggi hukum, sehingga hukum tertulis yang ada (Peraturan Daerah dan Peraturan Kepala Daerah) bersifat supreme dalam kehidupan masyarakat Kabupaten Bogor, oleh karenanya harus senantiasa ditegakkan.     

-      Ketenteraman dan Ketertiban adalah suatu keadaan dimana masyarakat dan pemerintah dapat melaksanakan kegiatan sehari-hari dengan rasa aman dan nyaman tanpa gangguan, sehingga tercapai suatu keadaan yang kondusif.

Visi ini dimaksudkan agar Pewujudan masyarakat Kabupaten Bogor yang bertakwa, berdaya dan berbudaya menuju sejahtera senantiasa terkawal dan terjaga dari segala macam bentuk gangguan khususnya gangguan ketenteraman dan ketertiban, selain itu visi ini juga ditujukan untuk penegakan peraturan daerah dan peraturan kepala daerah yang lebih baik lagi, sebab kecenderungan pelanggaran oleh masyarakat terhadap peraturan daerah dan peraturan Kepala Daerah meningkat, seiring dengan fluktusi kehidupan ekonomi ditengah-tengah masyarakat.

Berdasarkan Visi dan Misi  Kabupaten Bogor Tahun 2013-2018dan Visi Satuan Polisi Pamong Praja, tugas pokok dan fungsi Satuan Polisi Pamong Praja  serta masukan-masukan dari pihak yang berkepentingan (stakeholders), maka ditetapkan Misi Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bogor sebagai berikut:

Berdasarkan Visi dan Misi  Kabupaten Bogor Tahun 2008-2013 serta Visi Satuan Polisi Pamong Praja yang telah ditetapkan, tugas pokok dan fungsi Satuan Polisi Pamong Praja dan masukan-masukan dari pihak-pihak yang berkepentingan (stakeholders), ditetapkan Misi Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bogor sebagai berikut:

 

Misi Pertama :

Menegakkan Supremasi Peraturan Daerah dan Peraturan Kepala Daerah”

Misi ini mengandung makna bahwa Satuan Polisi Pamong Praja berusaha untuk senantiasa mempertahankan dan menjaga Kabupaten Bogor sebagai daerah yang berlandaskan hukum, oleh karenanya supremasi terhadap hukum yang dibuat harus terjaga dan ditaati oleh masyarakatnya, sebab hukum, yang  dalam hal ini adalah Peraturan Daerah dan Peraturan Kepala Daerah, merupakan sarana untuk pembaharuan masyarakat “ Law as a tool of social engineering ” serta merupakan pengawal terwujudnya Visi Kabupaten Bogor.

Misi Kedua :

Memelihara, Mengendalikan, dan Mengawasi Ketentraman dan Ketertiban Masyarakat ”

Misi ini mengandung makna bahwa Satuan Polisi Pamong Praja sebagai salah satu bestuurorgan  Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor senantiasa berupaya terus menjaga keadaan tenteram dan tertib di wilayah Kabupaten Bogor yang selama ini telah dilakukan, sebab ketenteraman dan ketertiban merupakan faktor penting pengawal pewujudan masyarakat Kabupaten Bogor yang bertakwa, berdaya dan berbudaya menuju sejahtera. Selain itu Satuan Polisi Pamong Praja juga merupakan instansi yang berfungsi untuk mengendalikan segala bentuk gangguan yang terjadi terhadap ketenteraman dan ketertiban di Kabupaten Bogor, sehingga segala bentuk gangguan tersebut tidak mampu merrusak ketenteraman dan ketertiban yang telah terjaga dan terpelihara. Kemudian, Satuan Polisi Pamong Praja juga senantiasa memperhatikan secara berkelanjutan ketenteraman dan ketertiban masyarakat agar gangguan terhadap ketenteraman dan ketertiban dapat tercegah dan tidak menyebar ke segala arah kehidupan masyarakat Kabupaten Bogor yang mengakibatkan terganggunya pewujudan visi Kabupaten Bogor.

Misi Ketiga :

Meningkatkan Profesionalisme Aparatur”

Misi ini mengandung makna bahwa Satuan Polisi Pamong Praja yang memiliki tugas dan fungsi yang signifikan dalam pencapaian visi Kabupaten Bogor, harus senantiasa memperbaiki dan terus mengevaluasi terhadap apa yang terdapat di dalam tubuh Satuan Polisi Pamong Praja sendiri maupun aparatur pemerintah lainnya , yaitu dengan senantiasa meningkatkan profesionalisme aparatur baik    aparatur polisi pamong praja maupun aparatur pemerintah Kabupaten Bogor lainnya, sebab pembangunan masyarakat harus dibangun oleh aparat pemerintah yang profesional.

 B. TUJUAN DAN SASARAN JANGKA MENENGAH

Tujuan adalah sesuatu yang akan dicapai atau dihasilkan dalam jangka waktu 1 (satu) sampai 5 (lima) tahun mendatang. Tujuan Strategis ditetapkan dengan mengacu kepada pernyataan visi dan misi serta didasarkan pada isu-isu dan analisis lingkungan strategis, Sehingga dapat mengarahkan perumusan strategi, kebijakan, program, dan kegiatan dalam rangka merealisasikan Misi dan Visi. Berdasarkan tujuan yang akan ditetapkan, maka  Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bogor akan dapat mengetahui hal-hal yang harus dicapai dalam kurun waktu satu sampai lima tahun ke depan dengan mempertimbangkan sumber daya dan kemampuan yang dimiliki, serta faktor lingkungan  yang mempengaruhinya.

Sasaran merupakan penjabaran dari tujuan, yaitu sesuatu yang akan dicapai atau dihasilkan oleh lembaga dalam jangka waktu tertentu. Sasaran adalah salah satu  dasar di dalam penilaian dan pemantauan kinerja sehingga merupakan alat pemicu bagi organisasi terhadap sesuatu yang harus dicapai, sejalan dengan hal tersebut sasaran jangka menengah Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bogor yang telah dirumuskan dalam RPJMD  adalah Meningkatnya pemahaman dan kepatuhanmasyarakat terhadap Perda dan peraturanperundang-undangan yang berlaku;Terwujudnya kehidupan politik yang demokratis; dan Terlindunginya masyarakat dari gangguan keamanan, kenyamanan, ketentraman dan ketertiban;

Perumusan tujuan dan sasaran Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bogor tahun 2014-2018selanjutnya dijabarkan sesuai dengan Visi dan Misi yang telah ditetapkan adalah sebagai berikut:

Misi Pertama:  Menegakkan supremasi Peraturan Daerah dan Peraturan Kepala Daerah

Tujuan

  1. Tegaknya Supremasi Peraturan Daerah dan Peraturan Kepala Daerah

Sasaran

  1.  Meningkatnya ketaatan masyarakat terhadap Peraturan Daerah dan Peraturan Kepala Daerah.

Misi Kedua:  Memelihara, Mengendalikan, dan Mengawasi Ketenteraman dan Ketertiban Mayarakat

Tujuan

  1. Terwujudnya Ketenteraman, Ketertiban dan Perlindungan Mayarakat

Sasaran

  1. Meningkatnya keamanan dan kenyamanan lingkungan.

 

Misi Ketiga : Meningkatkan Profesionalisme Aparatur

Tujuan

  1. Terbentuknya Personil Pamong Praja yang Profesional

Sasaran

  1. Meningkatnya kelancaran pelaksanaan tugas pokok dan fungsi masing-masing.
  2. Terwujudnya pertanggungjawaban kinerja dan keuangan SKPD

 

Namun, hanya Misi Satu dan Misi Dua saja yang masuk dalam tujuan dan sasaran jangka menengah Pelayanan SKPD, Misi Tiga merupakan penunjang dari Misi Satu dan Misi Dua.

Tujuan dan sasaran pelayanan Satuan Polisi Pamong Praja lebih lengkapnya sebagaimana yang tercantum dalam tabel IV.1. (terlampir).

 

 C. STRATEGI DAN KEBIJAKAN

Merujuk pada tujuan dan sasaran tersebut diatas maka rumusan strategi dan kebijakan pada Satuan Polisi Pamong Praja adalah sebagai berikut :

  1. Strategi 1. Meningkatkan penegakan Perda dan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku dengan kebijakan (1) Peningkatan intensitas penegakan perda dan peraturan yang berlaku; dan (2) Peningkatan upaya pencegahan dan pemberantasan terhadap penyakit masyarakat (pekat);
  2. Strategi 2. Meningkatkan pembinaan kedewasaan berpolitik masyarakat dengan kebijakan Peningkatan kesadaran masyarakat untuk mentaati dan mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku, sehingga terwujud suasana dan kondisi yang tertib di masyarakat.
  3. Strategi 3. Meningkatkan penertiban gangguan keamanan, kenyamanan, ketentraman dan ketertiban di masyarakat dengan kebijakan (1). Perwujudan suasana dan kondisi aman, nyaman, tentram, dan tertib demi kelancaran pelaksanaan pembangunan daerah; (2). Pemberdayaan potensi keamanan dan perlindungan masyarakat dalam rangka menghadapi bencana maupun berbagai Ancaman, Gangguan, Hambatan dan Tantangan;.

Strategi dan kebjakan tersebut dirumuskan dalam kerangka mewujudkan pernyataan yang terkandung dalam visi dan misi  Satuan Polisi Pamong Praja.

2017 © Satuan Polisi Pamong Praja